Saturday, November 5, 2016

PERTOBATAN NINIWE Bacaan: Yunus 3:1-5 ------------------------------------------------------------------ Bacaan setahun: Yohanes 13-16 ------------------------------------------------------------------ Yunus terperangah. Penduduk Niniwe yang jahat dan menjadi ancaman bagi bangsanya itu, ternyata menerima peringatan Yunus. Mereka tidak marah, melainkan percaya bahwa Allah akan membinasakan mereka jika mereka tidak bertobat. Mereka pun menyerukan puasa dan perkabungan secara nasional, sebagai tanda penyesalan akan dosa. Sebenarnya ini bukan sesuatu yang Yunus harapkan. Dan, inilah sesungguhnya yang menjadi alasan utama mengapa ia melarikan diri dari tugas panggilan Tuhan (4:2). Memang pada akhirnya Yunus melaksanakan tugas yang Allah bebankan kepadanya (4). Namun, harapannya adalah agar Allah membinasakan penduduk Niniwe yang jahat itu! Bagaimana dengan kita? Adakah orang tertentu, atau suku bangsa tertentu, yang secara pribadi atau turun-temurun kita benci? Apakah kita punya beban untuk mendoakan mereka-agar dosa mereka diampuni dan mereka berbalik kepada Allah? Ataukah hati kita dikuasai kebencian seperti Yunus (4:1)? Dan, kalaupun kita berharap kepada Allah tentang mereka, kita berharap agar Allah membinasakan mereka. Milikilah hati dan cara pandang Allah. Dia memandang dunia yang berdosa dengan belas kasihan, bukan kebencian. Ketika hati kita dipenuhi oleh beban ilahi dari Kristus akan nasib dunia yang sedang menuju kebinasaan, belas kasihan Allah akan mengalir menguasai hati kita. Dan, kerinduan-Nya itu akan menggerakkan hidup kita untuk memberitakan Injil-Nya (Luk. 19:41-44, bdk. Mat. 9:36). --SST/Renungan Harian ------------------------------------------------------------------ ALLAH MEMBENCI DOSA, TETAPI SANGAT MENGASIHI ORANG YANG BERDOSA. ------------------------------------------------------------------ Dikirim dari Alkitabku. Unduh di http://android.alkitabku.com

Friday, November 4, 2016

Ibadah yg sejati adalah

Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
Roma 12:1 TB
http://bible.com/306/rom.12.1.TB

Wednesday, October 5, 2016

Mazmur Daud. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa. Mazmur 23:1‭-‬6 TB http://bible.com/306/psa.23.1-6.TB

Tuesday, September 27, 2016

KUASA SABDA Bacaan: Kejadian 1:1-31 ------------------------------------------------------------------ Bacaan setahun: Zakharia 1-7 ------------------------------------------------------------------ Dengan kata-kata pujian, seorang ibu menumbuhkan rasa percaya diri pada anaknya. Dengan menebar fitnah, seorang karyawan menghancurkan karier koleganya. Begitulah daya kekuatan kata-kata! Mulut manusia dapat menghasilkan perkataan yang membangun atau menghancurkan. Pada waktu Allah menciptakan alam semesta, Dia bersabda, maka semuanya jadi. Allah memperkatakan firman dan segala sesuatu terjadi sesuai dengan perkataan-Nya. "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Perkataan Allah mengandung daya cipta yang mengagumkan. Beruntung karena Allah itu Mahabenar, Mahabaik. Dia memperkatakan sabda yang baik, yang membangun. Manusia adalah ciptaan Allah yang paling mulia. Diciptakan segambar dan serupa dengan-Nya. Diberi akal budi. Diberi kuasa atas seluruh bumi. Di dalam Yesus Kristus manusia juga beroleh persekutuan dengan Roh Kudus serta menerima karunia rohani. Perkataan lidah kita pun memiliki pengaruh. Karena itu, semestinya kita menggunakan lidah sesuai dengan jati diri kita sebagai anak-anak Allah. Menggunakan lidah untuk memperkatakan hal-hal yang baik dan benar selaras dengan kebaikan dan kebenaran-Nya. Bukan dengan niat untuk merusak dan menghancurkan sesama, melainkan untuk membangun mereka. Untuk mengingatkan diri sendiri dan sesama akan kasih Allah dan akan identitas baru kita sebagai anak-anak-Nya. Kiranya perkataan lidah kita untuk menjadi berkat bagi orang-orang yang kita temui dalam keseharian. --Endang B. Lestari/Renungan Harian ------------------------------------------------------------------ KIRANYA KEBAIKAN DAN KEBENARAN ALLAH KITA PANCARKAN PULA MELALUI PERKATAAN LIDAH. ------------------------------------------------------------------ Dikirim dari Alkitabku. Unduh di http://android.alkitabku.com

Sunday, September 4, 2016

Yeremia 33:3 (TB) Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui. http://www.bibleforandroid.com/v/a0c209808c62