SUKAR PERCAYA Bacaan: Bilangan 14:1-19 ------------------------------------------------------------------ Bacaan setahun: Hakim-Hakim 1-2 ------------------------------------------------------------------ Sadarkah kita bahwa kita sedang berada dalam kumpulan besar manusia yang semakin sukar untuk percaya? Melimpahnya informasi tidak benar dalam berbagai bentuk, baik melalui media cetak, media elektronik, atau media sosial, semakin membuat orang sukar untuk percaya. Bahkan untuk perkara-perkara yang supranatural-sepenuhnya karya Allah yang ajaib-terkadang "dituduh" sebagai rekayasa atau manipulasi sehingga gagal untuk membuat orang percaya akan kuasa-Nya. Ketika para pengintai pulang dari Tanah Kanaan, laporan positif diberikan oleh Yosua dan Kaleb. Namun, laporan mereka gagal meyakinkan sebagian besar bangsa Israel yang telah tawar hati karena laporan negatif dari sepuluh pengintai. Berbagai peristiwa ajaib yang Allah nyatakan di tengah-tengah mereka pun tidak cukup kuat untuk membuat mereka memercayai Allah, sehingga Allah pun murka. Bahkan Yosua dan Kaleb hendak dilempari dengan batu, ketika mencoba untuk meyakinkan mereka (ay. 7-11). Kondisi tawar hati seringkali menghalangi seseorang untuk percaya kepada Allah. Cara terbaik untuk mempertebal kepercayaan kepada Allah adalah ketika seseorang bertumbuh dalam pengenalan akan Allah. Semakin seseorang mengenal pribadi Allah, ia akan semakin mengerti bahwa Allah adalah Pribadi yang dapat dipercaya. Pemahaman yang dapat berlanjut pada kecenderungan untuk mudah percaya, sekalipun orang-orang di sekitarnya tidak percaya. Apakah kita termasuk orang yang mudah atau sukar untuk percaya kepada Allah? --GHJ/Renungan Harian ------------------------------------------------------------------ SEMAKIN KITA MENGENAL ALLAH, TINGKAT KEPERCAYAAN KITA KEPADA-NYA JUGA AKAN MENINGKAT. ------------------------------------------------------------------ Dikirim dari Alkitabku. Unduh di http://android.alkitabku.com
Tuesday, March 21, 2017
Saturday, March 18, 2017
IMAN YANG TEGUH Bacaan: 1 Petrus 5:8-9 ------------------------------------------------------------------ Bacaan setahun: Yosua 17-19 ------------------------------------------------------------------ Petrus semasa hidupnya, memiliki pengalaman yang nyata dengan Yesus. Di suatu kesempatan Petrus pernah membuat pernyataan yang sangat meyakinkan, yaitu: "Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!" (Luk.22:33). Namun, pada kenyataannya Petrus justru menyangkal Yesus hingga tiga kali sebelum ayam berkokok (Luk. 22:54-62). Sebelumnya, Petrus sudah diingatkan oleh Yesus bahwa: "Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku (Yesus) telah berdoa untuk engkau (Petrus), supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu" (Luk. 22:31-32). Pengalaman Petrus itu justru memperkaya dan mendewasakan imannya, sehingga Petrus menuliskan suatu pernyataan yang luar biasa; "Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama" (1 Pet. 5:8-9). Tantangan iman terbesar masa kini bukan berupa aniaya fisik, tetapi yang perlu kita waspadai adalah tawaran hidup yang nyaman dan mudah dengan menghalalkan segala cara. Marilah kita sadar dan berjaga-jaga, karena lawan kita adalah Iblis. Lawanlah dia dengan iman yang teguh di dalam Kristus! Dengan berpegang pada prinsip-prinsip kebenaran Firman-Nya. Marilah kita meneguhkan iman agar kita bisa melawan tipu muslihat Iblis. --APM/Renungan Harian ------------------------------------------------------------------ IMAN YANG TEGUH MAMPU MENGHANCURKAN TEMBOK KELALIMAN. ------------------------------------------------------------------ Dikirim dari Alkitabku. Unduh di http://android.alkitabku.com
Sunday, March 12, 2017
Minggu 1: Angin dan Ombak
AIR FIRMAN-NYA
Baca Matius 14:22-33.
Lihat apa yang Yesus katakan pada para murid di ayat 27. Petrus ketakutan. Pikirkan sebuah momen yang membuat Anda takut. Apakah ketika Anda sendirian? Ketika Anda harus mengatakan suatu hal yang sulit? Ketika Anda berpikir tentang ingin membagikan Injil? Ketika Anda berpikir tentang berbicara dengan seseorang yang menyakiti perasaan Anda? Ketika Anda memikirkan berbagai peristiwa, pikirkan juga perkataan Yesus, dengan penuh kasih, seperti jika itu dikatakan padamu.
BERJALAN DALAM KEBENARAN
Bagaimana Anda bisa membawa perkataan Yesus ke hati Anda? Apakah Anda percaya Dia? Lanjutkan baca Yohanes 15-17 bila Anda punya waktu. Dengarkan Yesus saat Dia menyiapkan para murid-Nya untuk dunia dan tantangan untuk hidup dalam-Nya setiap hari. Ia berkata bahwa Dia mengasihi Anda! Saat Anda berdoa, minta Dia untuk membantumu membawa kebenaran ini ke hatimu. Minta Tuhan untuk menenunnya dalam pikiran dan hati Anda sampai mereka menjadi bagian dari siapa Anda sepenuhnya, sehingga Anda dapat meresponinya dengan iman dan tidak bereaksi dalam ketakutan apapun yang terjadi!
FOKUSKAN MATA HATIMU
Berdiam dirilah merenungkan ayat fokus hari ini. Simpan dalam hatimu, renungkanlah itu, dan jadikan itu doamu sepanjang hari.
Matius 14:31-33
Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata, Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang? Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah. Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya, Sesungguhnya Engkau Anak Allah.
